Analysis of the Implementation of Thematic Learning in PAI Subjects at SD IT Abdurrahman Bin 'Auf
DOI:
https://doi.org/10.51700/alifbata.v6i1.1580Keywords:
Implementation, Thematic, Islamic Religious EducationAbstract
This study analyzes the implementation of thematic learning in Islamic Religious Education (PAI) at Abdurrahman Bin 'Auf Islamic Elementary School. The purpose of this study was to analyze the implementation of thematic learning in Islamic Religious Education (PAI) at Abdurrahman Bin 'Auf Islamic Elementary School, which includes lesson planning, lesson implementation, and lesson evaluation. The results of this study indicate that during the planning stage, teachers prepare Lesson Implementation Plans (RPP) that refer to the applicable curriculum. The lesson implementation stage consists of preliminary activities, core activities, and closing activities. The evaluation stage utilizes three main aspects: cognitive, measured through written tests, oral tests, and thematic assignments tailored to PAI material, such as faith, morals, jurisprudence, as well as the Qur'an and Hadith. Affective is measured through religious and social attitudes, including discipline, responsibility, cooperation, honesty, and social awareness. Psychomotor skills are measured through worship practices, work performance, ablution practices, prayer, reading the Qur'an, and memorizing short surahs.
Keywords: Implementation, Thematic, Islamic Religious Education
Downloads
References
Abdul Majid dan Dian Andayani,(2014). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Abdul Majid, (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya,
Afifuddin, (2009) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung; Pustaka Setia.
Hakim, A. (2019). Optimalisasi Perencanaan Pembelajaran PAI melalui Pendekatan Tematik Terpadu. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI.
Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Lexy J. Moleong, (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Moh. Sahlan, (2013). Evaluasi Pembelajaran Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidik. Jember: STAIN Press,
Mulyasa, E. (2018). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Padila, R., et al. (2020). Implementasi Pembelajaran Tematik Menggunakan Pendekatan Saintifik. Jurnal Riset Pendidikan Dasar.
Prabowo, A. (2019). Pendekatan Tematik Terpadu dalam Pendidikan Dasar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rusman, (2017). Pembelajaran Tematik Terpadu: Teori, Praktik, dan Penilaian, Jakarta: Rajawali Pers.
Rusyidi Ananda, Abdillah, (2018). Pembelajaran Terpadu Karakteristik, Landasan, Fungsi, Prinsip dan Model. Medan: LPPPI.
Sudjana, N. (2017). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistyowati, E. (2019). Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar dengan Pendekatan Tematik. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam.
Suparno, P. (2016). Strategi Pembelajaran Inovatif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Trianto, (2011). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irma Novayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya dalam Alifbata: Jurnal Pendidikan Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0).
- Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini;
- Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
- Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.



