Semiotika Sebagai Pendekatan Tafsirs

Telaah atas Pemikiran Mohammed Arkoun

Penulis

  • Sufrianti Ramdhani STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang
  • Muhammad Said STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

DOI:

https://doi.org/10.51700/aliflam.v1i2.287

Kata Kunci:

Al-Qur’an, Semiotika, Mohammed Arkoun

Abstrak

Al-Qur’an al-Karim adalah mukjizat Islam yang kekal dan kemukjizatannya sangat diperkuat oleh pembuktian yang dideskripsikan melalui banyak pendekatan, salah satunya adalah pendekatan ilmiyah dan pendekatan semiotika. Ia diturunkan oleh Allah kepada Rasulullah Saw untuk mengeluarkan manusia dari suasana yang gelap menuju yang terang, serta membimbing mereka ke jalan yang lurus. Penelitian berangkat dari banyaknya perkembangan metode dan pendekatan yang begitu beragam dalam penafsiran Al-Qur’an, sehingga membentuk perdebatan di kalangan mufassir. Kajian ini pada intinya merupakan sebuah upaya untuk mengetahui bagaimana  semiotik sebagai metode pendekatan tafsir dalam pemikiran Arkoun dan bagaimana aplikasi semiotika dalam penafsiran Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalah tersebut, penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan menggunakan metode kualitatif dan analisis diskriptif, yakni dengan cara membaca berulang-ulang, kemudian mencari berbagai sumber pustaka yang relevan. Data yang diperoleh akan dianalisis sesuai teori-teori ilmiah dengan ketentuan dalam pedoman analisis dan sesuai kaidah penulis karya ilmiah yang di gunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa semiotika, bila dikaitkan dengan Al-Qur’an sebagai manuskrip teks (ayat-ayat), maka Al-Qur’an adalah sebuah teks kitab suci yang dikemas dengan bahasa Arab yang merupakan kode atau simbol yang mengandung dimensi makna yang berbilang. Oleh karena itu, Al-Qur’an sebagai teks yang berbahasa Arab merupakan rangkaian tanda-tanda yang dapat dikaji, dianalisis dan ditafsirkan dengan menggunakan pendekatan semiologi. Itulah sebabnya, maka Al-Qur’an dalam ilmu semiotika, merupakan satuan-satuan dasar yang disebut dengan ayat tanda). Tanda dalam Al-Qur’an tidak hanya bagian-bagian terkecil dari unsur-unsurnya, seperti: huruf, kata dan kalimat, tetapi totalitas struktur yang mengghubungkan masing-masing unsur termasuk dalam kategori tanda-tanda Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh wujud Al-Qur’an adalah serangkaian tanda-tanda yang memiliki arti (makna).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abror, Robby H. “Islam Liberal: Studi atas pemikiran Mohammed Arkoun,” Skripsi, Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2001

Abdullah, Amin, “Agama Kebenaran dan Relativitas”, dalam pengantar Gregory Baum, Agama dalam Bayang-Bayang Relativisme, terj. Achmad Murtajib Chaeri dan Masyhuri Araow, Yogyakarta, 1999

Amir Piliang, Yasraf, Semiotika dan Hipersemiotik, Bandung: Matahari, 2010

Anton Bakker dan Ahmad Charis Zubair, Metodologi Penelitian Filsafat, Yogyakarta: Kanisius, 1990

Arkoun, Mohammed, Kajian Kotemporer Al-Qur’an, Bandung: Pustaka, 1998

Arikunto, Panduan Penulisan Skripsi Teori dan Aplikasi, Bandung: Pustaka Setia, 2010

Baedhowi, Ahmad, Humanisme Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008

. Antropologi Al-Qur’an, Yogyakarta: LkiS, 2009

Barthes, Roland, Petualangan Semiologi, Yogyakarta: Pustakan Pelajar, 2007

Eco, Umberto, Teori Semiotika Signifikasi Komunikasi, Teori Kode, Serta Teori Produksi Tanda Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2009

Ghazali, Imam, Dahsyatnya Ayat Kursi dan Alfatihah, Surabaya: Mitra Press, 2010

Ghaffar, Abdul. “Semiotika Dalam Tafsir Al-Qur’an”, dalam Jurnal Tajdid, Volume 13 No. 1, Januari-Juni 2014

Gusmian, Islah, Khazanah Tafsir Indonesia dari Hermeneutika Hingga Ideologi, Yogyakarta: LKiS Printing Cemerlang, 2013

Hasyim, Hafidz. “Diskursus Semiotika: Suatu Pendekatan Dalam Interpretasi Teks”, dalam Jurnal al-‘Ada>lah, Volume 16 No. 2, November 2012

Hidayat, Komaruddin, Menafsirkan Kehendak Tuhan, Bandung: Teraju, 2003

Husnaini, Maftuhah. “Paradigma dan Perspektif Baru Studi Al-Qur’an: Analisis Deskriptif Pemikiran Mohammed Arkoun”, Skripsi, Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2000

Ishak, Burhanuddin. “Metodologi Penafsiran Al-Qur’an: Studi Pemikiran Fazlur Rahman dan Mohammed Arkoun”, Skripsi, Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2000

Islamia: “Majalah Pemikiran dan Peradaban Islam”, Tahun II No 5, April-Juni, 2004

Kamil, Sukron, Teori Kritik Sastra Arab, Klasik dan Modern, Jakarta: Rajawali Pers, 2009

Meuleman, Johan Henrik, Membaca Al-Qur’an Bersama Mohammed Arkoun, Yogyakarta: LkiS, 2012

Mida, Kazuhana El Ratna. “Al-Qur’an Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan”, dalam www.bersamadakwah.net. Diakses 18 Mei 2017

Muzairi, Kontribusi Semiotika Terhadap Studi Ilmu-Ilmu Agama. Laporan Penelitian Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2013

Rodiah, Studi Al-Qur’an Metode dan Konsep, Yogyakarta: Elsaq Press, 2010

Salim, Fahmi, Kritik Terhadap Studi Al-Qur’an Kaum Liberal, Jakarta: Gema Insani, 2010

Santosa, Puji, Ancangan Semiotika dan Pengkajian Susastra, Bandung: Angkasa, 2013

Sunardi, St. Membaca Al-Qur’an Bersama Mohammed Arkoun, Yogyakarta: PT Lkis, 2012

Syahyuti, Konsep dan Teori Sosiologi Pengetahuan, dalam http://kuliahsosiologi.blogspot.cp.id/2011/05/konsep-dan-sosiologi-pengetahuan.Diakses10Desember 2017

Taufiq, Wildan, Semiotika untuk Kajian Sastra dan Al-Qur’an, Bandung: Yrama Widya, 2016

Yayan Rahtikawati dan Dadan Rusmana, Metodologi Tafsir Al-Qur’an, Bandung: Pustaka Setia, 2013

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-01-25

Cara Mengutip

Ramdhani, S. ., & Said, M. S. (2021). Semiotika Sebagai Pendekatan Tafsirs: Telaah atas Pemikiran Mohammed Arkoun. Jurnal AlifLam : Journal of Islamic Studies and Humanities, 1(2), 63-91. https://doi.org/10.51700/aliflam.v1i2.287