Konvergensi Nalar Doktrin Kitab Suci Agama

Telaah Konsep Keadilan Perspektif Al-Qur’an dan Weda

Penulis

  • Muhammad Syafirin Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Muhammad Yunus Kantor Urusan Agama Kemenag Kec. Lingsar

DOI:

https://doi.org/10.51700/aliflam.v5i01.693

Kata Kunci:

Konvergensi, Adl, Islam, Hinduisme

Abstrak

Nilai-nilai keadilan dalam agama memiliki posisi yang sangat substansial dan prinsipil. Semua agama mengajarkan keadilan dalam berbagai bentuk dan konseptualnya. Artikel ini dibuat untuk menelaah sejauh mana agama, dalam konteks ini Islam dan Hindu, memahami konsep keadilan berdasarkan kitab sucinya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pola deskriptif-analitis, melalui pendekatan analisis tekstual. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa, konsep keadilan yang ditawarkan kitab suci Islam, mengandung perbedaan dengan yang ditawarkan kitab sucinya Hindu. Al-Qur’an menekankan perbedaan antara keadilan yang berlaku pada manusia dengan yang berlaku bagi Allah sendiri. Keadilan konteks manusia berkisar pada makna keseimbangan, persamaan, dan pemberian hak, sedangkan untuk Allah, keadilan adalah wujud rahmat dan kebaikan-Nya secara universal. Berbeda dengan Hindu, keadilan justru terlihat lebih eksklusif, aksional dan terkadang kompleks. Artinya, meskipun Hindu mengajarkan keadilan dalam wujud dharma dan karmaphala, tetapi ia terikat dengan hukum sebab akibat. Tuhan pun, masuk dalam ketetapan sebab akibat—inilah yang membedakannya dengan konsep al-Qur’an. Selain itu, Hindu melihat keadilan dalam wujud karma yang diperoleh melalui tigas fase, yaitu kehidupan masa lalu, sekarang, dan kehidupan saat kelahiran kembali. Dalam al-Qur’an istilah karma yang absolut justru tidak dikenal. Karena, Tuhan bisa saja merubah takdir seorang hamba jika Dia berkenan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdillah, Z. (2019). Studi tematik tentang konsep keadilan dalam perspektif Al-Qu’ran dan Hadis. TERAJU. https://doi.org/10.35961/teraju.v1i01.23

Al-Asfahani, A.-R. (n.d.). Mu’jam Mufradat Alfaz al-Qur’an. Dar al Kitab al Arabiy.

Al-Baqiy, M. F. A. (1981). Al-Mu’jam al-Mufahras li Alfaz Al-Qur’an al-Karim. Dar al-Fikr.

Al-Zāwī, A.-Ṭāhir A. (n.d.). Tartīb al-Qāmūs al-Muḥīṭ (cet. IV). Dār ‘Alam al-Kutub.

Ali, M. (1969). Agama Dalam pembentukan Kepribadian Nasional. Yayasan An-Nida’.

Arikunto. (2002). Metodologi Penelitian.

Azhar, P. (2022). Keadilan Dalam Perspektif Islam: Dinamika dan Realitas. Islam & Contemporary Issues. https://doi.org/10.57251/ici.v2i1.404

Bagiartha W, I. P. P., & Rizal, P. (2022). Esensi Keadilan dalam Kontrak Baku Berdasarkan Perspektif Hukum Hindu. Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, Dan Masyarakat. https://doi.org/10.53977/sd.v5i1.632

Budhy Munawar Rahman. (2016). Gerardetta Philips : Melampaui Pluralisme.

Cudamani. (1992). Pegama Hindu. Hanuman Sakti.

Depdiknas. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Etika, T. (2017). Penuturan Simbolik Konsep Panca Sraddha Dlam Kitab Suci Panaturan. An1mage.

Gede, P. (1977). Hukum Kewarisan Hindu Yang Diresipir kedalam Hukum Adat Di Bali dan Lombok. Junasco.

H, T. R. (1992). Pengantar Psikologi Agama. Rajawali.

Jalil, A. (2021). Nilai-Nilai Universal Agama. Badan Litbang Dan Diklat Kementerian Agama RI.

Khotimah. (2013). Agama Hindu dan Ajaran-ajarannya. Daulat Riau.

Khotimah. (2014). Agama Dan Civil Society. Ushuluddin, Vol. XXI,.

Lestawi, I. N. (2015). Hukum Hindu Serta Perkembangannya. Paramita.

M. Quraish Shihab. (2007). Ensiklopedi al-Qur’an: Kajian Kosakata. Lentera Hati.

M. Quraish Shihab. (2014). Keadilan dan Kesejahteraan.

Madjid, N. (1992). Islam Kemanusiaan dan Kemoderenan, Doktrin dan Peradaban, Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimaanan. Yayasan Wakaf.

Manzhūr, M. bin M. I. (n.d.). Lisān al-‘Arab (Cet. I). Dar Shadr.

Mashuri, S. (2017). Kesinambungan dan Kesamaan Agama-agama Menuju Multikulturalisme Beragama. Kalam: Jurnal Agama Dan Sosial Humaniora.

Muhaimin. (1989). Problema Agama Dalam Kehidupan Manusia. Kalam Mulia.

Mulyadi. (2016). , Agama Dan Pengaruhnya Dalam Kehidupan. Jurnal Tarbiyah Al-Awlad, Vol. VI, n.

Ra, A. (2007). Hukum Karmaphala dan Cara Menghadapinya. Paramita.

Rahardjo, M. D. (1996). Ensiklopedi Al-Qur’an, Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep konsep Kunci. Paramadina.

Ramayulis. (2002). Psikologi Agama. Kalam Mulia.

Redaksi. (2023). Nilai-nilai Universal Dalam Agama. Mubadalah.Id.

RI, K. A. (2019). Terjemah al-Qur’an Kementerian Agama RI.

Rohmah, E. I., & Faizah, I. (2022). Konsep Keadilan dalam Hukum Waris Muhammad Syahrur. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law. https://doi.org/10.51675/jaksya.v3i2.255

Rupa, I. W. (1991). Kajian Nilai Geguritan Cupak Gerantang. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Shihab, M. Q. (2014). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat (cetakan I). PT Mizan Pustaka.

Shihab, M. Q. (2020). Kosakata Keagamaan: Makna dan Penggunaannya. Lentera Hati.

Suadnyana, I. B. P. E. (2020). Dharma Yudha Karma dalam Kitab Suci Bhagavadgita. Sanjiwani: Jurnal Filsafat. https://doi.org/10.25078/sjf.v10i2.1508

Subrata, I. N. (2020). Ajaran Karmaphala menurut Susastra Hindu Perspektif dalam Kehisupan Sehari-Hari. Sanjiwani: Jurnal Filsafat. https://doi.org/10.25078/sjf.v10i1.1632

Suhardana, K. (2010). Karmaphala Menciptakan Karma Baik Meurut Kitab Suci Hindu. Paramita.

Sukendri, N., & Ardana Putra, I. N. N. (2023). Artha Sebagai Pemoderasi Beragama Dalam Ajaran Agama Hindu. Jurnal Penelitian Agama Hindu. https://doi.org/10.37329/jpah.v7i1.2006

Tjiok. Rai Sudharta, P. G. (2002). Manawa Dharmasastra atau Weda Smerthi, Qumpedium Hukum Hindu. CV. Junasco.

Umar, N. (2014). Islam Fungsional: Revitalisasi dan Reaktualisasi Nilai-nilai Keislaman. Gramedia.

Yasa, K. M. (2017). Mengadmisitrasikan Keadilan dan Keadilan dalam Perspektif Hindu. Hindu Dan Politik (Blog).

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Zoetmulder, P. J. (1997). Kamus Jawa Kuno – Indonesia. Gramedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-08-27

Cara Mengutip

Syafirin , M. ., & Yunus, M. . (2024). Konvergensi Nalar Doktrin Kitab Suci Agama: Telaah Konsep Keadilan Perspektif Al-Qur’an dan Weda. Jurnal AlifLam : Journal of Islamic Studies and Humanities, 5(01), 41-54. https://doi.org/10.51700/aliflam.v5i01.693