OPTIMALISASI GERAKAN LITERASI PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN ITTIHADUL UMMAH
DOI:
https://doi.org/10.51700/empowerment.v1i2.245Kata Kunci:
Literacy, Islamic Boarding School, ABCDAbstrak
Saat ini kesadaran akan pentingnya berliterasi dikalangan anak muda terbilang sangat rendah. Padahal literasi merupakan sebuah kemampuan dalam membaca dan menulis. Semua ilmu pengetahuan dapat diketahui bahkan diperoleh dengan berliterasi. Literasi menjadikan suatu proses interaksi atau suatu kemampuan dalam diri seseorang. Berbagai bacaan yang sekarang mudah untuk diakses seperti buku, PDF, jurnal, perpustakaan online, maupun berbagai media lainnya tidak mampu menggugah selera minat baca, salah satunya di pondok Pesantren. Minimnya sarana yang tersedia menjadi problem utama bagi semua santri di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah terutama kalangan santri ulya. Dan pada akhirnya menimbulkan semangat atau minat membaca santri menurun. Kegiatan pengabdian dengan program gerakan literasi santri ulya di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah ini dilakukan bertujuan agar semua santri ulya semangat dalam berliterasi dan bisa menciptakan karya yang dapat dilihat oleh khalayak umum. Metode pendekatan yang digunakan adalah ABCD yaitu suatu model pendekatan dengan menemukan dan memanfaatkan terhadap aset yang dimiliki oleh sasaran utama program kerja, yaitu Pondok Pesantren Ittihadul Ummah. Pelaksanaan rencana atau program kerja di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Jarakan Banyudono Ponorogo terselenggara dengan baik dan lancar sesuai dengan metode yang digunakan.
Unduhan
Referensi
https:www.Kompas.com/skola/read/2020/03/20/120000169/keberagaman-suku-bangsa-di Indonesia?page=3
https://www.kanalpengetahuan.com/pengertian-pondok-pesantren
https://www.google.com/search?=daftar+pondok+Pesantren+di+Jawa+timur&oq=&aqs=chrome.2
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/09/25/indonesia-negara-dengan- penduduk-muslim-terbesar-dunia
Maskur, Abu. “Penguatan Budaya Literasi di Pesantren”. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam vol.2, no.1 (2019): 1-16
Makmun, Rodli. Pembentukan Karakter Berbasis Pendidikan Pesantren. Vol. 12 No. 2, (Desember 2014): 214
Maribun. “ Minat Membaca dan Implementasinya dalam Bimbingan dan Konseling”. ENLIGHTEN, Jurnal Bimbingan Konseling Islam 2, no.2 (2019): 78-84
Mursalin. “Penumbuhan Budaya Literasi Dengan Penerapan Ilmu Keterampilan Berbahasa (Membaca Dan Menulis)”. Vol. 3, no. 1 (Juni 2017):33
Moeflich, Hasbullah. Sejarah Sosial Intelektual Islam Indonesia. Jakarta: Pustaka Setia, 2012.
Pedoman KPM-DDR 2021 Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, (Ponorogo: LPPM IAIN Ponorogo, 2021), 50.
Rifauddin Machsun, Nur Ariyanti Novi, Aldi Pratama Bagas. “Pembinaan Literasi Di Pondok Pesantren Sebagai Bekal Santri Hidup Bermasyarakat”, Info Bibliotheca: Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, terkhusus bidang perpustakaan dan Ilmu informasi, Vol 1, no 2 (Juni 2020): 99-111
Rizqiyah, Baharun. “Melejitkan Ghiroh Belajar Santri Melalui Budaya Literasi di Pesantren”, TADRIS: Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, terkhusus bidang Pendidikan Islam,15(1),https://doi.org/10.19105/tjpi.v15i1.3048/ 108-117
Salahudin, Nadhir. Panduan KKN ABCD UIN Sunan Ampel Surabaya, (Surabaya: LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015), 46.
Soetomo, Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2009.
Sayuti, Farid, Imam. Geneologi. Yogyakarta: Nadi Pustaka. 2020
Wawancara dengan Ust. Nastain, Pengasuh pondok Pesantren Ittihadul Ummah 7 Juli 2021 20:00 WIB
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 kharisma nurul fauziah risma

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

