MEMBUDAYAKAN LITERASI DIGITAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA KALIJAGA KECAMATAN AIKMEL LOMBOK TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.51700/empowerment.v1i2.258Kata Kunci:
Budaya Literasi Digital, Sosialisasi, PendampinganAbstrak
Munculnya covid-19 berdampak signifikan pada dunia Pendidikan khususnya dalam proses belajar mengajar. Pemerintah melalui Mendikbud menghimbau agar pelaksanaan proses belajar mengajar dilakukan dengan pembelajaran Daring. Berdasarkan himbauan tersebut SDN 2 Kalijaga sampai saat ini masih dilaksanakan kegiatan pembelajaran melalui online, maka kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan perangkat digital seperti smartphone dan laptop. Namun, berdasarkan pengamatan dilapangan perangkat digital seperti smartphone tidak digunakan dengan bijak, smartphone digunakan untuk game online dan tiktok. Hal tersebut karena kurangnya literasi digital siswa tentang pemanfaatan, penggunaan, dan dampak. Maka oleh karenanya kegiatan pengabdian terfokus pada membudayakan literasi digital pada anak sekolah dasar di desa Kalijaga dengan metode sosialisasi dan pendampingan kepada siswa SDN 2 Kalijaga. Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa peran guru dan orang tua sangat penting untuk mengarahkan dan mengontrol penggunaan smarphone. Selanjutnya pemahaman dan keterampilan siswa dalam mencari konten-konten yang bermanfaat untuk pelajaran di sekolah terlihat meningkat setelah sosialisasi dan pendampingan.
Unduhan
Referensi
Acep, S., Ahmad, D., Dewi, W. N., Banyumurti, I., & Magdalena, M. (2017). Kerangka Literasi Digital Indonesia (D. BU (ed.)). ICT Watch - Indonesia (www.ictwatch.id).
Alwan, M. (2021). Dampak covid-19 terhadap implementasi pembelajaran di era digital 4.0. Jurnal Al Muta’aliyah: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(01), 1–18. https://doi.org/10.51700/jie.v7i01.150
Hamid, R., Ili, L., Eka, Y., Kansil, Y., Guru, P., Dasar, S., & Oleo, U. H. (2020). Pendampingan Pengemasan Bahan Belajar Literasi dalam Format Digital Bagi Guru Sekolah Dasar di Kota Kendari. 10, 197–201.
Herimanto, & Winarno. (2012). Ilmu Sosial & Budaya Dasar (Cetakan IV). Bumi Aksara.
Kaplan, A. M., & Michael, H. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003
Meilinda, N., Malinda, F., & Aisyah, S. M. (2020). Literasi Digital Pada Remaja Digital (Sosialisasi Pemanfaatan Media Sosial Bagi Pelajar Sekolah Menengah Atas). Jurnal Abdimas Mandiri, 4(1), 62–69. https://doi.org/10.36982/jam.v4i1.1047
Mustofa, M., & Budiwati, B. H. (2019). PROSES LITERASI DIGITAL TERHADAP ANAK: Tantangan Pendidikan di Zaman Now. Pustakaloka, 11(1), 114. https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v11i1.1619
Nasrullah, R., Aditya, W., Satya, T. I., Nento, M. N., Hanifah, N., Miftahussururi, & Akbari, Q. S. (2017). Materi Pendukung Literasi Digital. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 43. http://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/wp-content/uploads/2017/10/literasi-DIGITAL.pdf
Sulianta, F. (2020). Buku Literasi Digital, Riset dan Perkembangannya dalam Perspektif Social Studies. Universitas Pendidikan Indonesia, June, 81–82. https://www.researchgate.net/publication/341990674_Buku_Literasi_Digital_Riset_dan_Perkembangannya_dalam_Perspektif_Social_Studies_oleh_Feri_Sulianta
Yee-Jin, S. (2014). Mendidik Anak di Era Digital (Cetakan IV). PT Mizan Publik.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Muhammad Alwan, Nita Sunarya Herawati, Taqiudin zarkasi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

